Cara Mempertahankan Persahabatan Setelah Menikah

 Menikah Bukan Akhir Persahabatan

Setiap pertemuan akan ada perpisahan. Namun, hal ini tidak berlaku bagi persahabatan. Walaupun, kalian sedang memulai hubungan baru dan memasuki jenjang pernikahan. Bukan berarti, tali persahabatan terputus. Walaupun, prioritas kalian bisa berubah ataupun tidak. Dalam pernikahan berarti dua tubuh satu jiwa. Apalagi, jika pernikahan kalian dikaruniai anak. Pasti, kehidupan kalian mulai berputar antara bayi dan keluarga.

 
Dengan perubahan sirkulasi kehidupan kalian, sehingga bisa mempengaruhi hubungan kalian dengan teman-teman. Pernikahan mengharuskan Dukocin berpusat pada  pasangan. Apakah setelah pernikahan, kita tidak butuh sahabat? Tentu saja tidak! Walaupun kalian tidak bisa lagi seperti dulu, hang out bareng. Tetapi, sahabat masih diperlukan dalam kehidupan kalian lho. Jangan sampai ada perkataan miring dari teman yang berujar, “Kalau butuh teman curhat saja, baru menghubungi ku.”

Jadi, apa yang harus dilakukan kalian dalam mengatasi persoalan ini? Sebenarnya, kalian bisa  mengakomodir kepentingan pasangan, tanpa  mengorbankan kalian. Sebab, teman seperti keluarga kedua yang menawarkan cinta, dukungan dan dorongan..

Teman adalah zona kenyamanan Dukocin di mana Dukocin bisa  menjadi diri sendiri dan tidak dihakimi atas tindakan Dukocin. Sejak menikah,  persahabatan masih bisa dijalin  satu sama lain, caranya? Mau tahukan? Lukocin kasih info ya

Identifikasi Teman

Dengan berjalannya waktu, koya belajar banyak tentang orang-orang yang telah menghabiskan waktu bersama. Beberapa memiliki pendekatan pesimis terhadap kehidupan dan cenderung menarik kalian ke bawah dengan mereka. Teman  cenderung untuk menawarkan nasihat  negatif yang bisa menjadi racun bagi kalian dan pernikahan. Cara terbaik  dengan menjauh dari orang-orang seperti. Sebaliknya, mengidentifikasi orang-orang yang dapat kalian andalkan dan dimasukkan ke dalam daftar  untuk menjaga mereka dalam hidup kalian. Sebab, teman terpercaya membawa banyak positif dalam hidup kita dan juga membantu kita mengembangkan diri kita secara pribadi.

Buat Batasan 

Tidak peduli berapa lama persahabatan kalian berjalan dari waktu ke waktu, kalian harus selalu menetapkan beberapa batasan untuk tingkat komitmen yang kalian tawarkan. Hal ini penting untuk membuat teman-teman kalian mengerti bahwa prioritas kalian telah berubah setelah menikah. kalian tidak mungkin  menghabiskan banyak waktu dengan teman-teman seperti sebelumnya. Namun, kalian juga harus menunjukkan dan membiarkan teman kalian tahu bahwa mereka juga masih berarti bagi kalian.

 Membuat Waktu

Dalam sehari 1 x 24 jam dan dalam seminggu 7 x 24 pasti ada waktu yang bisa digunakan untuk tetap menjaga hubungan. Walaupun waktu kita lebih banyak untuk mengurus keluarga, tidak ada salahnya dalam dua pekan bertemu dengan teman-teman di tempat yang biasa kalian hang out dengan mereka. Karena untuk memiliki persahabatan jangka panjang, kalian harus mencoba untuk mempertahankan kontak dan membuat waktu untuk teman-teman. Panggilan telepon sesekali atau pesan melalui aplikasi jejaring sosial akan membantu kalian tetap berhubungan dengan mereka.  Ini dapat membantu kalian menghidupkan kembali kenangan baik.

Berbagi Dan Dengar

Tidak bisa dipungkiri, kehidupan kalian akan berubah drastis setelah menikah. Mungkin kalian memiliki pengalaman baru untuk berbagi dengan teman-teman. Tapi setelah kalian selesai berbagi pengalaman,  luangkan waktu  untuk mendengarkan teman-teman kalian juga. Jangan menyela dan menyimpang ketika teman kalian sedang berbicara. Sebab, ketika kalian menyela teman berbicara merupakan tindakan yang  kasar dan egois dan bisa melukai teman kalian. Tidak semua teman kalian mungkin telah menikah sehingga mereka mereka tidak memiliki pengalaman yang sama dengan kalian.  Mereka mungkin tidak ingin tahu semua yang telah terjadi dengan kalian. Jadi jangan mengoceh tentang anak-anak kalian, mertua, dan hal-hal baru lainnya dalam hidup kalian. Lebih baik membahas topik umum di mana semua teman kalian dapat berkontribusi untuk diskusi.


Nah, itu adalah tips yang bisa aku berikan hari manis ini. Apakah kalianmasih berhubungan dengan teman-teman lama? Kalau, aku masih lho walaupun jarak memisahkan persahabatan kami dengan adanya fasilitas sosial media, telepon dan internet, komunikasi kami masih berjalan. Yuk, kalian berbagi rahasia kalian mempertahankan persahabatan dengan meninggalkan kolom komentar mengenai pengalaman teman sekalian.

Salam dan Tetaplah Hidup










Note: Please visit my blog to storycitra, Betraveler, Jejak Cantikkitabahagia, ngerumpi blog


Kehidupan ini tidaklah semudah membayangkan, tidak semudah meluangkan dalam kata. Mari berkunjung dan menikmati tiap hempasan nafas kehidupan untuk mencari makna kehidupan bersama.....








No comments

Petunjuk Hidup membutuhkan komen berupa kritik dan saran agar lebih baik lagi dalam menjalani hidup. Ingat! Komentar di moderasi jadi tidak boleh spammy ya, rumahku indah dan rumahmu juga indah bukan? mongo dan terima kasih, dank jewel, danke, thanks, mercy