7 Alasan Salah untuk Menikah



Petunjukhidup.com-Manusia hidup untuk menyenangkan orang lain atau diri sendiri? Penulis masih bingung dengan jawaban ini. Terkadang hidup di budaya timur ini ada banyak sekali “aturan” yang tak terlihat secara langsung dan merusak kehidupan setiap manusia, termasuk Penulis, salah satunya adalah MENIKAH.

 
Baca:

Menikah dalam kehidupan ini adalah keputusan yang berat dan penuh dengan berbagai pertimbangan. Jangan sampai salah mengambil keputusan untuk menikah. Ketika hati benar-benar belum siap menikah. Karena setelah mengikat janji sehidup semati, seperjuangan antara suka dan duka. Jangan sampai ada kata perceraian dalam sebuah hubungan yang sacral dan suci. Karena itu, banyak pernikahan yang gagal walau seumur jagung karena ada alasan dibalik kegagalan tersebut.

7 Alasan Salah Memutuskan Menikah

7. Tidak Mengenal Pasangan
Sebuah hubungan pernikahan itu ibarat kalian sudah saling mengenal dan melengkapi satu dengan yang lain. Bagaimana bisa kalian menikah tanpa saling mengenal satu dengan yang lain. Pernikahan itu bukanlah permainan, dimana kalau game over bisa dimulai lagi dari zero. Pernikahan itu adalah suatu ikatan yang murni. Dimana kedua belah pihak sudah mengetahui sifat baik dan buruk pasangannya. Jangan sampai tidak mengenal pasangan sebelum memutuskan menikah. Karena bisa dipastikan 50:50 untuk kesuksesan dan kegagalan.

6. Takut Dikatakan Perawan Tua

 


Tidak heran kalian yang hidup di Indonesia selalu memikirkan apa yang dikatakan orang tentang diri kalian. Apakah penulis salah? Anak si A belum menikah, kasihan ya nggak laku-laku. “Ia, PERAWAN TUA tuh.” Banyak sekali gunjingan yang pastinya satu, atau dua bahkan ribuan kali sampai ketelinga kalian bukan? Sebagai manusia, wajar merasa terbakar dan takut cemooh orang-orang akan merusak moralitas yang ada pada diri kalian. Sehingga, kalian memutuskan MENIKAH karena takut dikatakan PERAWAN TUA.

Ini adalah alasan yang super duper salah menurut Penulis. Hidup ini bukan untuk menyenangkan orang lain tetapi bagaimana kalian menerima diri kalian apa adanya. Setiap manusia berhak memutuskan hidupnya sesuai keinginnya asalkan masih dalam jalur normal. Lha, kalau kalian suka sesame jenis, lain cerita itu lha hahaha. Jangan menikah kepada orang yang salah karena takut dikatakan kalian tidak laku-laku makanya tidak menikah. Yang mengetahui kebahagiaan diri kalian adalah kalian sendiri. Penulis saja sampai SINGLE dan sering mendengar ngunjingan mengenai hal itu baik di gereja maupun dilingkungan rumah. Penulis tidak PEDULI apa yang dikatakan mereka. Sekali penulis buka mulut, mereka diam seribu bahasa. Penasaran apa yang penulis sampaikan kepada mereka? Simak saja minggu depan ya.

5. Perekonomian Bisa Diatur yang Penting NIKAH

Menikah dengan pengangguran atas nama CINTA atau dengan alasan klise takut dibilang kagak laku-laku. Memangnya hidup kalian hanya sebatas STATUS yang buat kalian bisa BAHAGIA selamanya? Jangan sampai salah pilih pasangan karena ada yang ngelamar. Walaupun itu pengangguran kelas kakap yang gantengnya kebangetan kaya Tom Cruise. Tetap saja pikirkan jangka panjang, jika kita hanya berpikiran jangka PENDEK alias MENIKAH karena enggan dikatakan kagak laku-laku. Terus ada sang pangeran melamar tanpa jelas dikenal dan pekerjaannya. Katakan NO WAY. Emangnya hidup makan STATUS.

4. Takut Kehilangan Pasangan

Saat pasangan kalian melamar kalian, padahal kalian masih enggan alias belum siap menikah. Apalagi saat kalian PDKT kalian mendapati sesuatu yang salah dengannya tetapi bagaimana kalian sudah terlanjur jatuh hati. Jika menolak LAMARANNYA. Berarti kalian harus siap KEHILANGANNYA! Jadi, kalian mneikah karena takut kehilangan pasangan. Padahal, belum tentu lho orang yang pacaran tahunan saja jadi.

Jika alasan kalian takut kehilangan pasangan, ketika, sang kekasih melamar kalian. Berarti kalian tuh harus siap kehilangan kebahagiaan SEJATI. Sebab, alasan ini sangat klise banget tetapi masih saja banyak orang yang memutuskan menikah karena alasan-alasan ini yang akhirnya jatuh pada kasus PERCERAIAN.

3. Hutang Budi

Ketika kalian terpuruk dan terpukul, ada seseorang yang menolong kalian dan sehingga kalian merasa tidak enak jika menolak. HUTANG BUDI Itu harus dibayar dengan kebahagiaan kalian. Apabila, sang penolong berniat meminang kalian sebagai pasangannya. Jangan karena merasa tidak enak hati dan membuat kalian menikah dengannya.

2. Materi
Banyak orang menikah demi harta. Siapa seh yang nggak kegiur kemewahan dunia yang menyenangkan. Materi itu sangat penting bagi kehidupan dan bisa membawa gaya luxury di liburan, keseharian. Pastinya sangat menyenangkan. Ada kekasih tajir ngajak nikah walau kagak cinta. Pasti banyak yang mau bukan? Kemewahan yang menggoda.

1. Mantan Sudah Menikah
 
Neh, yang paling banyak di zaman now. Mantan sudah nikah, sakit lho sampai ke ubun-ubun. Karena merasa kesal dan nggak terima. Ada kekasih lain yang melamar tanpa mengenal lebih dulu, ya sudah DITERIMA AJA. Toh, cinta tuh buta. Cinta itu tipu muslihat saja. Buktinya sudah lama pacaran ditinggal nikah dengan yang lain. Eits, jangan berpikiran sempit. Itu bukan alasan untuk MENIKAH.

PERNIKAHAN menurut penulis itu adalah Persatuan Erat Rasa Nurani Insting Kedua pAsangan Harus bisA Nerima, kelebihan dan kekurangan pasangan, dimana saling melengkapi satu dengan yang lain. Apakah 7 alasan yang diberikan Penulis ketika seseorang memutuskan menikah dengan alasan tersebut akan BERBAHAGIA sampai kakek dan nenek? Jangankan selamanya, seumur jagung saja sudah hebat.

Jika alasan menikah karena MATERI, bagaimana jika harta benda tersebut hilang. Apakah masih bisa bertahan dalam jenjang pernikahan? Bagaimana mengatasnamakan CINTA. Ketika tidak ada rasa cinta lagi, apakah sebuah hubungan bisa diperjuangkan sampai akhir? Nah, kalau kalian yang sudah menikah, apa alasan yang membuat kalian memutuskan MENIKAH? Share dong pengalaman kalian dalam memutuskan dua tubuh menjadi satu?



Salam dan Tetaplah Hidup










Note: Please visit my blog to storycitra, Betraveler, Jejak Cantikkitabahagia, ngerumpi blog


Kehidupan ini tidaklah semudah membayangkan, tidak semudah meluangkan dalam kata. Mari berkunjung dan menikmati tiap hempasan nafas kehidupan untuk mencari makna kehidupan bersama.....








1 comment

  1. Saya tambahin 1 mba : Menikah karena alasan, "takut keduluan mantan" hehehe serem yak.

    ReplyDelete

Petunjuk Hidup membutuhkan komen berupa kritik dan saran agar lebih baik lagi dalam menjalani hidup. Ingat! Komentar di moderasi jadi tidak boleh spammy ya, rumahku indah dan rumahmu juga indah bukan? mongo dan terima kasih, dank jewel, danke, thanks, mercy