Tunjukan Jalan Pulang Kampung



PetunjukHidup.com-Terkadang gelombang kehidupan ini berjalan tidak sesuai seperti yang diharapkan. Terlalu sakit untuk dilalui dan dijalani. Namun, setiap helaan nafas menunjukan bawasanya aku masih hidup. Walaupun tarikan nafas semakin berat dari detik ke detik. Begitulah kehidupan ketika sedang GALAU.

Beberapa waktu lagi bakalan Idul Fitri. Wah, waktunya ngumpul bareng keluarga. Berasa seperti sudah saatnya rasa #rindukampung itu terobati. Dibalik rasa rindu itu pasti ada rasa kekuatiran juga yang tidak bisa ditutupi. Khususnya kamu, iya, kamu yang sedang berstatus SINGLE. Rasanya bagaikan jatuh ke dalam lubang hitam atau segitiga bermuda ketika ditanya, “KAPAN NIKAH?” si A sudah punya anak lho, kamu seh masih SINGLE melulu!”


Rasa #Rindukampung itu bakalan meluap entah kemana bukan? Inginnya ngumpul bareng bersama keluarga, teman,  mantan atau mengenang masa lalu. Tetapi, pertanyaan macam ini bisa menusuk sanubari hingga ke titik level akut. Jadi, pulang kampung malah merusak MOOD. Ada baiknya kabur jalan-jalan keluar negeri dengan biaya tiket yang relevansinya lebih murah. Dibanding MUDIK #PulangKampung.

Nah, biar tidak salah memesan tiket. Yuk, aku tunjukan jalan pulang kampung –hihihi-


Where is your parents?
Saat ini, kamu berada dimana? Dimanakah orangtua kamu berada? Nah, disitulah kampung kamu. Jadi, pulanglah ke rumah orangtua kamu. Bukan lagu yang patah hati yang dinyanyikan sendu, “Pulangkan aku pada ayah dan ibuku.” Ya.... melainkan dimana orangtua kamu berada disitulah tempat kamu bisa menyebut this is my hometown!

Pesan Tiket A Jangan B
Sudah tahu, kampung halaman dimana orangtua kamu berada A. Kenapa mesti beli tiket B. Nggak bakalan nyampe-nyampe dong! Jadi, pesan tiket jangan sampai salah. Biar benar-benar berada di kampung yang benar. Sehingga rasa #RinduKampung terobati dengan sempurna.

KUATKAN Diri dan Persenjatai DIRI

Bagi kamu yang single dan kamu yang sudah berkeluarga beberapa tahun lamanya tapi masih belum memiliki anak. So, persenjatai diri kamu agar kamu semakin kuat menghadapi GODAAN yang telah menantimu dengan sempurna. Beri jawaban yang manis dengan wajah pesolen. #EH. Maksudnya berikan jawaban seadanya dengan wajah yang ekspresinya tidak bisa ditebak. Jika, kamu jawabannya KETUS, KESAL, MARAH. Wah, bakalan habis dibantai sampai tidak memiliki darah lagi diseluruh tubuh tetapi ngumpul dikepala. Sangking emosi level tingkat tinggi.

Nah, empat poin diatas adalah kegilaan yang terkadang banyak dilakukan sebagian orang yakni melarikan diri dari rasa #RINDUKAMPUNG ketika lebaran datang. Pasalnya, ada banyak kasus dan persoalan yang selama ini tidak ingin dibicarakan. Malah, banyak yang KEPO gitu. Biasa, manusia hidup tidak ada yang sempurna.



Oh iya, jangan ikuti saran petunjuk hidup ini. Karena penulisnya sendiri juga masih belajar menjalani kehidupan ini tanpa pakai embel-embel darah dilevel atas. Ya, sudah lah. Semangat mengobati rasa rindu kampung kamu. Ingat ya, life is awesome to learn. Jadi, belajarlah dari kehidupan dan bukan dari aku yang bawel ini.



Salam dan Tetaplah Hidup









Note: Please visit my blog to storycitra, kotacinta, kitabahagia, ngerumpi blog







1 comment:

  1. Bagi saya pulang kampung adalah hal yang ditunggu-tunggu

    ReplyDelete

Petunjuk Hidup membutuhkan komen berupa kritik dan saran agar lebih baik lagi dalam menjalani hidup. Ingat! Komentar di moderasi jadi tidak boleh spammy ya, rumahku indah dan rumahmu juga indah bukan? mongo dan terima kasih, dank jewel, danke, thanks, mercy

Powered by Blogger.